Beberapa pekan terakhir di koran Fajar sibuk digembar-gemborkan mengenai lomba Green and Clean. Salut deh. Walaupun sudah dilaksanakan di Surabaya dengan Jawa Pos sebagai sponsornya. Memang terkesan mirip tapi setidaknya ini adalah upaya agar Makassar tercinta tidak semakin panas dan gerah yang bisa jadi diakibatkan kurangnya pohon dan penghijauan lain

Ada yang menarik disini. Sepertinya Pemkot Makassar senang banget mengajak lurah dan camat agar berpartisipasi dalam lomba ini. Anehnya kok sepertinya taman di tengah kota dibiarkan kekeringan, dipenuhi daun-daun kering dan dibiarkan sedikit gundukan sampah tiap pagi? Saya kurang paham apakah ini pembiaran atau ketidakpedulian.

Yah harapan saya sebagai warga biasa, daripada nyuruh orang, alangkah lebih baiknya memberikan contoh lebih dahulu. Setahu saya di Surabaya sering tuh melihat mobil tangki air menyiram tanaman di taman ataupun jalan protokol. Apa di Makassar ada yang sering lihat?

Semoga Makassar Green and Clean bukan hanya mimpi

Iklan