رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ
Artinya : “Tuhanku! ampunilah Aku, ibu bapakku.” (QS. Nuh : 28)

وَقُل رَّبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا
Artinya : “Dan ucapkanlah: “Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil”. (QS. Al Isra : 24)

doa yang sering saya ucapkan ke hadiratMu ya Tuhanku.
Kini bolehkah hamba berharap yang sama kelak, anakku mendoakan hamba.

Berkaca pada doa di atas, saya pun sangat ingin suatu saat nanti anak saya menjadi anak yang mampu mendoakan ayah dan ibunya. Bukan hal mudah karena doa tersebut mensyaratkan “sebagaimana mereka berdua mendidik aku waktu kecil”. Syarat yang kadang suka saya sepelekan namun disitulah kunci agar doa dapat diterima

Ya Allah, terima kasih engkau telah menghadirkan makhluk yang dulunya kecil mungil. Bahkan setahun kemarin baru bisa mengucap sedikit kata, sekarang bahkan sudah tahu apa yang diinginkan. bahkan ia pun kini sudah punya hobi.

Di saat anak-anak sebaya menonton kartun lucu setiap sore hari, engkau hanya duduk terdiam, terpana. Menyaksikan video pesawat terbang melayang di layar komputer. Entahlah apa yang engkau pikirkan saat menonton dengan khusyuk itu. Mungkin engkau terkagum dengan teknologi atau terkesima dengan pesawat dengan segala kesibukannya

Harapanku suatu saat nanti, terbanglah tinggi anakku. Terbang. Raihlah impianmu.
Biarkan saja engkau tidak sama dengan mereka karena engkau memang yang terbaik yang dikirimkan Allah kepada keluarga kami untuk kami jaga selalu
Banggalah dengan kesenangan baikmu. Ayah dan Bunda selalu di belakangmu. Mendukungmu selalu

Selamat ulang tahun anakku semoga kelak engkau gapai cita-citamu

Maafkan ayah yang belum bisa membuatkan tulisan yang seindah engkau mau
Yakin kan hatimu anakku, ayah merangkai kata demi kata ini dengan linangan air mata. Air mata harapan untukmu

Iklan